Adakan Pleno, PCNU Loteng Evaluasi Kinerja Pengurus

0
125

Praya, pwnuntb.or.id | Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lombok Tengah pada Ahad (28/7) menyelenggarakan rapat pleno. Salah satu agenda rapat pleno tersebut adalah, melakukan evaluasi program serta meminta laporan kerja semua lembaga dan banom dibawah PCNU.

Rapat pleno yang dilangsungkan di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Lombok Tengah ini dihadiri sekitar 80 orang yang terdiri pengurus cabang, Pengurus lembaga, pengurus banom serta pengurus MWC se Kabupaten Lombok Tengah.

Ketua PCNU Lombok Tengah H. Pathul Bahri, SP dalam sambutannya mengatakan, kegiatan pleno ini selain bertujuan merapikan kepengurusan karena banyak pengurus yang kelihatan tidak aktif, juga untuk mengevaluasi sejauhmana program kerja PCNU terlaksana dilapangan.

“Kita perlu jaga semangat ber NU, yang belum jalan kita laksanakan, yang sudah jalan kita perbaiki dan sempurnakan” Ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Loteng H. Suparman mengungkapkan dalam laporannya,  kegiatan-kegiatan dakwah LDNU sudah berjalan cukup baik, hanya saja perlu disemarakkan agar merata disemua MWC.

“Kami sedang intensifkan dakwah NU dengan penunjukan pusat kegiatan LDNU di masing-masing wilayah, sehingga nantinya rutinitas pengajian dan Lailatul Ijtima’ bisa semarak disemua kecamatan” Ungkapnya.

Progres lain disampaikan Ketua PC GP Ansor Loteng Wahyu Satriadi. Dikatakannya, saat ini PC GP Ansor sudah berhasil membentuk 7 PAC GP Ansor dan tersisa 6 lagi yang sedang diinisiasi.

“Alhamdulillah, 7 PAC GP Ansor Loteng sudah berhasil kami bentuk, tinggal 6 PAC. Setelah itu akan kita laksanakan pelatikan pengurus secara bersama-sama” Tandas Wahyu.

Selain lembaga dan Banom, Pengurus PCNU Loteng juga mengevaluasi kinerja semua MWC NU yang tersebar di 12 Kecamatan di Lombok Tengah. Semua MWC di instruksikan untuk segera merapikan pengurus, membentuk Ranting serta menjalankan program-program mereka dan melaporkan secara priodik ke PCNU Lombok Tengah.

PCNU Loteng Siap Perkuat Dakwah Digital

Yang menarik di rapat Pleno ini, Ketua Lembaga Ta’lif Wan Nasyr (LTN) Nahdlatul Ulama (NU) Ahmad Jumaili, S. Pd.I mengungkapkan, tingginya angka generasi muda yang terpapar radikalisme dan juga kebencian terhadap amalan-amalan NU disebabkan konten-konten digital yang hampir 90 persen dikuasai oleh orang-orang Wahabi. Sementara generasi muda NU khususnya di Lombok Tengah yang berupaya untuk menjawab konten-konten seperti itu masih sangat sedikit.

Jumaili juga mengungkapkan, LTN NU Loteng sudah berupaya melakukan penguatan kapasitas melalui pelatihan-pelatihan, Workhsop dan Halaqah-Halaqah literasi digital khususnya dibidang penulisan, fotografi dan videografi tetapi memang, yang minat dibidang ini masih sangat sedikit.

“Kami butuh dukungan semua fihak baik pengurus PCNU, Lembaga-Lembaga dan Banom-Banom untuk kita bergerak sama-sama” Pintanya.

Untuk mengatasi hal ini, PCNU Lombok Tengah menyanggupi untuk diadakan pelatihan literasi digital ini dalam waktu dekat yang akan diselenggarakan secara berjama’ah antara LTN NU, LDNU, Lakpesdam NU dan GP Ansor. Pesertanya semua lembaga NU, banom-banom serta pengurus MWC disemua kecamatan.[Dil/05]

Tinggalkan Balasan