Alhamdulillah, Pagar Nusa di Lotim Terbentuk

0
60

LOTIM, PWNU NTB.OR.ID –  Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lombok Timur secara resmi membuka tempat latihan Pencak Silat Pagar Nusa di Pondok Pesantren Baiturrahan, Baik Papan, Aikmel, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur, Sabtu, (22/8/2020).

Pembukaan tempat latihan Pencak Silat Pagar Nusa pertama di kabupaten Lombok Timur ini dihadiri langsung Ketua PCNU Lombok Timur TGH. Marwan Hakim Arsyad dan Ketua PC Pagar Nusa Lombok Barat Kang Muhalill.

Koordinator latihan pencak silat Pagar Nusa Lombok Timur Mustain Nasrullah dalam sambutannya mengatakan, Pencak Silat Pagar Nusa di Lombok Timur masih dalam tahap rintisan sehingga ke depan akan segera dibentuk pengurusnya ditingkatkan Cabang.

“Kita lagi merintis, harapannya Pagar Nusa di Lombok Timur bisa berkembang menjadi salah satu cabang bela diri bagi Generasi-generasi pencak silat kita kedepan” Ungkapnya.

Selain di Ponpes Baiturrahman, nantinya Pagar Nusa Lotim juga akan menambah tempat latihan di 4 tempat yakni Ponpes Riyadul falah Aikperapa, Ponpes Hidayatul Islamiyah Bagik Nyaka, Ponpes Baiturrahman kec Pringgabaya
dan di Desa Anjani.

Ketua PC Pagar Nusa Lobar Kang Muhalil yang didaulat menjadi Pelindung dan penasehat tempat latihan Pagar Nusa di Lombok Timur ini menyampaikan, Pagar Nusa adalah pencak silat milik NU dan harus di lestarikan oleh seluruh Kader NU dan menjadi aset NU ke depan.

Dia sangat berterimakasih kepada semua pengurus PCNU Lombok Timur, generasi muda NU Lombok Timur serta TGH. Suhaili ,Pimpinan Ponpes Baiturrahman yang telah memfasilitasi keberadaan pagar Nusa ini.

“Alhamdulillah, kita bersyukur inisiasi PCNU, pimpinan Ponpes TGH. Suhaili dan semua generasi muda NU di lotim untuk berdirinya Pagar Nusa di lotim ini, saya yakin ini akan tercatat sebagai sebagai amal jariyah yang tak terhingga”. Ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama Ketua PCNU Lombok Timur TGH. Marwan Hakim menyampaikan, Pagar Nusa ini akan menjadi pagar NU dan bangsa sehingga ke depan seluruh ponpes yang bernaung di NU harus memiliki pagar Nusa untuk mengembangkan pencak silat milik NU di Lombok Timur.

“Bahkan tidak hanya NU, pagar Nusa ini sudah menjadi milik bangsa yang bisa diikuti oleh siapa saja, mari kita ikutkan anak-anak kita agar menjadi generasi yang otaknya cerdas juga fisiknya kuat” Tegasnya.

Agenda diakhiri dengan doa dan pentas atraksi santri pagar Nusa untuk memperkenalkan pagar Nusa di kalangan Santri dan tokoh-tokoh NU di tempat tersebut. []

Tinggalkan Balasan