Cinta Agama dan Ulama Maka Cintai NU dan Ansor

0
57

Praya, pwnuntb.or.id | Ketua PW GP Ansor NTB melantik Pengurus harian PC GP pada Rabu, 19 Desember 2018, bertempat di Ponpes Manhalul Ulum Praya Lombok tengah.

Ahmad yani, Ketua Panitia Pelantikan dan Rapat kerja dalam sambutannya menyampaikan, pelantikan ini diharapkan menjadi entry point dalam menghadapi berbagai isu yang terjadi pada Bangsa Ini, seperti isu radikalisme, intoleransi, Hoax dan berbagai isu yang mengganggu keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ahmad Yani juga menyampaikan terimakasihnya kepada semua pihak yang telah membantu hingga terlaksananya kegiatan pelantikan dan Rapat kerja GP Ansor Lombok Tengah ini.

“Saya sampaikan terimakasih atas dukungan semua fihak dan mohon maaf atas berbagai kekurangan yang ada baik dalam pelayanan, penyambutan dan lain sebagainya” ungkapnya.

Ketua Ansor Lombok Tengah Wahyu Satriadi dalam kesempatan yang sama mengatakan, jika para pemuda Lombok Tengah mencintai Islam dan Ulama, mencintai bangsa dan negaranya, maka seluruh pemuda di Lombok Tengah harus mencintai Ansor dan Banser serta bergabung dan mendukung kegiatan-kegiatannya.

“Karena Ulama adalah bagian tak terpisahkan dari kemerdekaan bangsa Indonesia, ulama yang menyerukan jihad fi sabilillah pada perang kemerdekaan, maka mencintai NKRI adalah harga mati mencintai ulama, mencitai NU dan mencintai Ansor” Tegas Wahyu.

Lombok Tengah Barometer NU dan Ansor

Dalam kempatan yang sama, ketua PW GP Ansor NTB H. Zamroni Azis menyampaikan, NU Lombok Tengah berserta lembaga dan Banomnya termasuk Ansor dan Bansernya adalah Barometer kemajuan organisasi ini di NTB.

“Kalo Ansor dan Banser di Pulau Sumbawa dan Kabupaten Bima hanya bisa mengkader ratusan anggota, maka Ansor Lombok Tengah harus bisa mengkader ribuan orang, karena Lombok Tengah ini basis NU, basis Ansor dan Banser” ujar Zamroni.

Sementara TGH.Habiburrahman Faishal mengatakan, dilaksanakannya kegiatan Ansor di Ponpes Manhalul Ulum adalah napak tilas berdirinya Ansor di Kabupaten inu.

“Disinilah, 25 tahun lalu, Ansor dan Banser Lombok Tengah pertama kali di lantik di di Baiat, ini seperti pengulangan sejarah” Ungkapnya.

Lebih lanjut, putra rois syuriah kedua NU NTB TGH. Muhammad Faishal itu, masyarakat Lombok Tengah merindukan masa-masa dimana Ansor dulu begitu kuat dan sangat dekat dengan masyarakat,

“Di kabupaten ini tidak ada yg tidak kenal Ansor, lebih-lebih saat pengganyangan PKI tahun 60an, Ansor dan Banser yang berada di garda depan saat itu, merekalah yang membumi hanguskan paham PKI di NTB” tambahnya.

Kegiatan pelantikan dan Rapat Kerja GP Ansor Lombok Tengah ini diakhiri dengan orasi kebangsaan oleh Kapolres Lombok Tengah dan dilanjutkan dengan Rapat kerja yang didampingi oleh Sekretaris PC NU Lombok Tengah Drs.Rupawan Joni.

Sumber : Duta Lombok

Tinggalkan Balasan