Eratkan Ukhuwah Wataniyah, PWNU NTB dan PSMTI Gelar Silaturrahim NU dan Ummat Budha di Vihara Gelar

    0
    28
    Pwnu-ntb-silaturrahim-budha-vohara

    MATARAM, PWNUNTB.OR.ID | PWNU NTB bersama PSMTI dan juga Vihara menggelar silaturahmi serta santunan anak yatim dan juga buka puasa bersama. Kegiatan ini digelar di Vihara jalan Adi Sucipto no 9 Cakranegara Mataram, Minggu (01/06/19).

    Ketua PSMTI NTB Agus, menyampaikan bahwa suatu kebanggaan bisa berkumpul dengan teman-teman sesama umat manusia khususnya Nahdlatul Ulama ( NU NTB ). Kemanusiaan adalah universal, tanpa melihat sekat-sekat agama dan suku bangsa.

    “Terima kasih telah bersma-sama untuk menjalin silaturrami sesama manusia, bangsa indonesia dan NKRI,” ungkap Agus yang juga Ketua PSMTI NTB.

    PSMTI NTB tambahnya, juga melakukan kegiatan kunjungan ke beberapa Pantai Asuhan dan santunan yatim piatu selama bulan Ramadhan.

    “Kami mengunjungi pantai asuhan, yatim piatu, selama bulan suci Ramadhan. Di bulan puasa ini saya juga ikut berpuasa, meskipun agama saya Katholik, tapi saya ikut berpuasa, saya juga ikut sahur ketika waktu sahur,” ceritanya.

    “Semoga silaturahmi di bulan suci ini, terus merajut kebersamaan kita, sesungguhnya kita bersaudara sesama antarsatu bangsa,” ungkapnya.

    Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat (PWNU NTB) Masnun Tahir, dalam sambutannya mengatakan bahwa, dalam rangka merajut ukhuwah wataniyah sesama anak bangsa, berbagi merupakan sebuah kewajiban bagi semua agama. Semua komunitas keagamaan pasti memiliki kegiatan hal yang baik. Serta mengajarkan hal-hal yang tentang kebaikan.

    “Kita tercipta dari satu komunitas yang sama, yaitu sesama warga negara indonesia dan NKRI,” kata Masnun.

    Masnun juga mengapresiasi PSMTI dan Vihara yang melakukan kerjasama dalam hal kebaikan-kebaikan untuk umat manusia. “Atas nama PWNU NTB mengapresiasi yang setinggi-tinggi untuk teman-teman Vihara, PSMTI yang telah menjalankan tradisi-tradisi yang baik,” kata Masnun.

    Sebagai anak bangsa yang tergabung dalam NKRI, agar terus menjalin silaturahmi antarsesama bangsa dan negara, tidak hanya antarsatu agama melainkan seluruh etnis, suku, ras.

    “Jangan karena perbedaan sepele kemudian merusak persaudaraan kita, terlalu besar negara kita jika harus dirusak oleh hal-hal sepele apalagi perihak kepentingan pribadi dan golongan semata,” terangnya.

    “Dunia ini ciptaan Tuhan, tapi hampir isinya adalah Made in China,” canda Masnun.

    Kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama dengan seluruh anak yatim, orang tua jompo, dan seluruh Pengurus Nahdlatul Ulama NTB, beserta badan otonom NU NTB, pengurus PSMTI NTB, dan juga Vihara. (*)

    Tinggalkan Balasan