Gara – Gara Wallahul Muwafiq Ila Aqwamit Thaariq

0
851

H. L. Pathul Bahri, SP, Wakil Bupati Loteng yang juga menjabat Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lombok Tengah ini nyaris wajib kalau menutup sambutannya selalu dengan kalimat “Wallahul Muwafiq Ila Aqwamit Thaariq”.

Mengamati kebiasaan Wabup ini, seorang pejabat bawahannya merasa penasaran dan menanyakannya ke salah seorang tokoh NU.

“Oh…itu cara tabarrukannya orang-orang NU dan sudah menjadi penutup bicara khas orang-orang NU” Jawabnya.

Di acara keesokan harinya, rupanya si pejabat tadi ingin mempraktikkan Kalimat Wallahul Muwafiq Ila Aqwamit Thaariq saat kebetulan ditunjuk menjadi MC.

“Selesai sudah rangkaian acara kita pagi ini, sebelum kami tutup, kami memohon maaf apabila terdapat kesalahan dan kekeliruan dalam penyelenggaraan acara ini. Demikianlah, Wallahul hul hul …?#@$ hul hul hul……?!?!#$” Pejabat kita ini rupanya lupa kelanjutannya.

Sontak Para hadirin tertawa terbahak-bahak termasuk H. L. Pathul Bahri yang kebetulan ada disitu.

Usai turun panggung, Wabup yang akrab disapa Miq Hul ini menghampiri pejabat kita yang malang ini. Ia membuka dompetnya dan memberikan duit 50 ribu.

“Hadiah dapat setengah, kalo benar dapat 100” kata Miq Hul cuek sambil senyum berlalu tinggalkan lokasi. [AJ/01]

Sumber : Cerita H. L. Pathul Bahri

Tinggalkan Balasan