Gus Ulil : Tiga Jenis Khilafah OK, yang Satu Lagi Jangan!

0
56

Mataram, pwnuntb.or.id ~ Khilafah menurut KH. Ulil Abshar Abdalla ada banyak ragamnya, antara lain ada yang disebut Khilafah Tsaqafiyah atau Kebudayaan, ada Khilafah Ruhiyyah seperti Khilafah dalam Tarikat, ada pula Khilafah Diniyyah seperti sistem yang diterapkan di Ahmadiyah serta Khilafah Siyasiyah seperti yang ingin dipraktikkan oleh kelompok Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Tiga jenis Khilafah yang pertama tidak ada persoalan, yang jadi persoalan adalah jenis Khilafah yang keempat, karena ingin menghadirkan kembali sistem pemerintahan atau sistem khilafah yang pernah terpraktikkan Islam dimasa lampau dan itu tidak mungkin lagi dibangkitkan diera sekarang.

Hal tersebut disampaikan Ulil Abshar Abdalla dihadapan ratusan peserta Dialog Publik Khilafah Vs Nation State yang diadakan Ikadan Advokat Indonesia (IKADIN) Kota Mataram pada, Kamis (15/7) di Hotel Aston Iin Mataram.

Ditegaskanya, Khilafah Siyasiyah apalagi model Khilafah yang diinginkan oleh HTI jelas tidak menemukan lagi relevansinya. Tetapi berbeda dengan jika yang dimaksudkan menerapkan dasar-dasar moral etiknya, nilai-nilai dasarnya atau semangatnya, maka Khilafah dalam makna ini masih relevan bahkan selalu relevan sepanjang zaman.

“Bahkan untuk Khilafah Ruhiyah menurut saya harus ada, sebab maraknya korupsi, maraknya kejahatan-kejahatan disebabkan absennya Khilafah jenis ini” Tambahnya.

Gus Ulil juga menegaskan, Khilafah Diniyah seperti sistem kekhilafahan pada organisasi Ahmadiyah bahkan sangat bagus, karena dengannya bisa memperkuat ikatan emosional untuk saling memberdayakan. Walaupun, belum tentu sistem kekhilafahan di Ahmadiyah cocok diterapkan di NU atau Muhammadiyah.

Khilafah sesungguhnya sangat penting jika yang dimaksudkan adalah khilafah Tsaqofiyah, Ruhiyah, Diniyah ini. Karena ketiganya tidak mengancam siapapun, bahkan membawa nilai positif bagi terciptakan kemaslahatan publik dan keadilan. (AJ/01)

Tinggalkan Balasan