Harus Perhatikan 7 Himbauan PWNU NTB Terkait Puasa ditengah Covid-19.

0
85

PWNU NTB: Terkait dengan kedatangan Bulan Suci Ramadlan 1441. Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU NTB) mengucapkan selamat Menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1441 H, semoga kita meraih derajat muttaqin di hadapan Allah swt.

Ketua PWNU NTB menjelaskan bulan ramadhan pada tahun ini bukan seperti suasana sebelumnya, karena pada saat ini Indonesia dihadapkan dengan wabah Covid-19, sehingga masyarakat, khususnya jamaah nahdliyyin diharapkan mengikuti himbauan pemerintah dan fatwa MUI.

“Ramadhan kali ini kita dengan suasana yang sangat berbeda dengan tahun lalu. Dengan prihal covid-19 yang terjadi di negeri kita, mengharapkan kepada masyarakat, jamaah nahdliyyin mengikuti saran oemerintah dan fatwa ulama.” kata Prof. Masnun Tahir.

Oleh karenanya ia menghimbau kepada masyarakat dan jamaah nahdliyyin sebagai berikut:
Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh.

  1. Agar jamaah nahdliyyin, nahdliyat dan masyarakat tetap memperhatikan fatwa para ulama seperti MUI, NU, Muhammadiyah, NW dan anjuran pemerintah tentang pelaksanaan ibadah puasa, tarawih, tadarus di tengah kondisi pandemi Covid 19.
  2. Menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk, ikhlas semata-mata mengharapkan ridho Allah swt, sehingga ibadah puasa mempunyai pengaruh terhadap aspek individual dan sosial. Yang berpuasa tetap rendah diri dan yang tidak berpuasa menjaga toleransi, agar damai di bumi.
  3. Memperbanyak ibadah di rumah, membaca al-Qur’an, berdoa kepada Allah swt, agar ibadah kita diterima oleh Allah swt dan terhindar dari Covid19.
  4. Meningkatkan amalan-amalan filantropis, seperti berinfaq, bersedekah dan berzakat untuk mengurangi beban saudara kita yang tidak mampu dan terkena musibah corona. Zakat dan sumbangan ini bisa disalurkan lewat Lazisnu PWNU NTB.
  5. Tetap menjaga kesehatan dan keselamatan dengan tetap menggunakan masker dan APD lainnya sesuai arahan pemerintah dan tenaga medis.
  6. Tetap menjaga kesabaran dalam menjalankan ibadah puasa dan menghadapi corona, karena kesabaran adalah awal dari kesembuhan.
  7. Tetap menjaga silaturahmi antar sesama walaupun melalui online, untuk memperkuat ukhuwah islamiah, wathoniyyah dan ukhuwah basyariah.

Semoga Allah menerima ibadah puasa kita.

Wallahul Muwaffiq ila aqwamit Thoriq
Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh.

Prof. Dr. TGH Masnun Tahir, M.Ag.
(Ketua PWNU NTB 2019-2024)

Tinggalkan Balasan