Kiai Afif: Islam Nusantara Sudah Sesuai Al Quran dan Sunnah

0
52
Islam-nusantara

PWNUNTB.OR.ID | Tasikmalaya – Islam Nusantara adalah metode dakwah (Manhaj Ad-dakwah) yang bisa digunakan sebagai sarana (Wasilah) dalam menyebarluaskan ajaran Islam secara santun dan berbasis kearifan lokal. Hal tersebut disampaikan Naib Mudir Ma’had Aly Salafiyah Syafi’iyah Situbondo, Drs. KH. Afifuddin Muhajir, M.Ag dalam Halaqah dengan tema “Islam Nusantara Perspektif Ushul Fikih” di Tasikmalaya pada Jum’at, (31/08) Kemarin.

Dalam Halaqah yang diadakan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PWNU) Kota Tasikmalaya tersebut Kiai Afif menjelaskan, Pesatnya perkembangan Islam di Indonesia tak terlepas dari metode dakwah ulama Nusantara yang damai, santun, tanpa permusuhan, kekerasan apalagi pertumpahan darah.

“Pola dakwah yang dilakukan Islam Nusantara adalah pola dakwah yang sesuai dengan spirit Alquran, santun, damai, anti permusuhan dan pertumpahan darah” Tegasnya.

Hal kedua yang perlu diperhatikan lanjutnya, Islam nusantara secara konten adalah pengamalan terhadap hukum-hukum fikih yang sifatnya dinamis (Mutagayyirat),atau hukum berubah sebab berubahnya waktu dan tempat. Ia mengutip sebuah Qaidah

تغير الأحكام بتغير الْأزمان و الأمكنة و الأحوال

Hukum bisa berubah karena perubahan waktu, tempat dan kondisi.

“Orang-orang Islam di Nusantara ini sudah lama mengamalkan hukum-hukum semacam ini seperti penerimaan Asas Tunggal Pancasila sebagai dasar negara atau Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari pernah melarang jamaah haji Indonesia menunaikan haji menggunakan kapal milik Belanda” Jelasnya.

Namun sebaliknya lanjut Kiai Afif, Islam Nusantara tidak bisa diberlakukan terhadap hukum-hukum fiqh yang tidak bisa berubah (Tsawabit)seperti waktu shalat dan puasa.

Karena itu Umat Islam hendaknya berhati-hati terhadap oknum yang menyalahgunakan atau merubah konsep Islam Nusantara ini sehingga mengakibatkan perpecahan di masyarakat.

“Itu hukum-hukum yang sudah tetap dan bukan konsep Islam Nusantara, ini harus hati-hati” tambahnya.

Ansor Diminta Perjuangkan NU, Aswaja dan Pancasila

Sebelum acara Halaqah, Kiai Afif juga bertemu dengan pengurus dan anggota Ansor Tasikmalaya. Kepada Ansor, Kiai Afif berpesan agar lembaga pemuda NU ini tetap setia menjaga dan memperjuangkan NU dan Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah.

NU dawuh Kiai Afif, berperan sangat besar dalam menyangga NKRI dan ideologi Pancasila sebagai dasar negara.

“Pancasila inilah yang menjaga kesatuan serta persatuan seluruh elemen bangsa dengan beragam latar belakang agama, budaya, suku dan ras. Ini tak dimiliki negara-negara di Timur Tengah sehingga terus menerus mengalami konflik dan perpecahan” Pungkasnya.

Diolah dari : MELURUSKAN KEMBALI MAFHUM ISLAM NUSANTARA”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here