NU NTB Berduka, Ketua PWNU TGH. A. Taqiuddin Mansyur Wafat

0
299

Innalillahi wainna ilaihi rojiun

Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Haji (TGH) Ahmad Taqiuddin Mansyur meninggal dunia, Rabu (10/10) pagi ini.

Almarhum TGH A Taqiuddin Mansyur selain sebagai Ketua PWNU NTB, juga menjadi pimpinan Ponpes Al Mansyuriyah Ta’limusysyibyan Bonder, Lombok Tengah.

TGH Ahmad Taqiuddin Mansur lahir di Lombok Tengah pada 17 Agustus 1953. Pendidikan dasar SR ditempuh di Bonder Lombok Tengah, melanjutkan di MTs dan MA AIN Praya. Pendidikan tinggi ditempuh di IAIN Sunan Ampel Surabaya Cabang Mataram (BA) kemudian melanjutkan di IAIN Walisongo Semarang (S1). Kemudian juga menempuh S2 di IAII Situbondo Jatim.

Sebagai mahasiswa, almarhum sejak muda menjadi penggerak di PMII Cab Mataram (1976-1978), PMII Cab Semarang Jateng (1979-1982). Sejak 1986 sampai sekarang tiada henti mengabdi di NU.

Almarhum adalah sosok inteletual dan ulama yang lengkap. Berlatar belakang sehagai santri dan putra tuan guru, aktifis mahasiwa, tokoh LSM, politisi dan pewaris sekaligus penerus pondok pesantren almarhum ayahanda beliau TGH Mansyur Abbas. Sebagai sosok istoqomah, beliau bekerja dan berjuang seluruhnya untuk NU baik melalui organisasi mahasiswa, lembaga pendidikan dan pesantren, LSM maupun politik. Dalam berkiprah di NU, beliau tidak pernah memikirkan jabatan tapi gerak perjuangannya melampaui jabatan dan zamannya.

Beliau meninggalkan 2 istri yaitu Dra Hj Chatiatul Malichah (purna tugas sbg Karo IAIN Mataram, putri KH Zainuddin Salatiga teman sekamar KH Wahid Hasyim saat sekolah di Arab) dan Baiq Mulyanah, M.Pd (saat ini rektor UNU NTB). Beliau juga meninggalkan saudara (Drs H Abd Azis Muslim Mansyur Abbas, TGH Abdussalam Mansyur Abbas, Ust H Mutawalli Mansyur Abbas dan Kartini). Meninggalkan anak (Umami ATM, Dosen UIN Mataram), Habibul Umam ATM (aktifis dan dosen), Husna Fatayatin ATM (komisioner KPID NTB dan Muhammad Iqbal ATM (sedang menempuh pendidikan di Marokko).

Almarhum rencananya akan dishalatkan di Masjid Bani Abbas Sangkong dan akan dimakamkan hari ini juga ba’da shalat ashar di Pemakaman Keluarga Ponpes Al Mansyuriyah Bonder Lombok Tengah.

Selamat jalan guru kami, semoga husnul khotimah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here