PBNU: Banser Bakar Bendera HTI Saking Cintanya Pada NKRI

    0
    28

    Jakarta, PWNUNTB.or.id, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengeluarkan pernyataan sikap soal pembakaran bendera HTI oleh Banser di Garut.

    Berdasarkan laporan Tim Pencari Fakta yang dibentuk PBNU, pengibaran dan pemasangan bendera HTI di arena peringatan Hari Santri Nasional 2018 tidak hanya terjadi di Garut tetapi terjadi dibanyak tempat lain di Jawa Barat seperti di Sumedang, Kuningan, Ciamis, Banjar, Bandung, Tasikmalaya dan beberapa tempat lain.

    Tim Pencari Fakta menduga, ini adalah upaya sistematis dengan tujuan provokatif terhadap pelaksanaan Apel Hari Santri Nasional 2018 yang dilaksanakan serentak pada 22 Oktober 2018.

    Di sejumlah tempat, memang bendera HTI tersebut berhasil ditertibkan dan diserahkan kepada aparat keamanan sesuai SOP hari santri. Namun di Garut, provokasi tersebut berhasil dan anggota Banser menjadi korban dari provokasi dengan melakukan pembakaran.

    Namin demikian, tindakan anggota Banser Garut tersebut didasari rasa cinta tanah air. Tidak ada landasan kebencian personal maupun kelompok, apalagi dimaksudkan untuk melecehkan atau menodai agama. Semangat untuk mencintai tanah air adalah landasan utama untuk mencegah gerakan-gerakan yang ingin mengganti konstitusi dan bentuk negara.

    PBNU juga menyampaikan terima kasih kepada PP GP Ansor khususnya Banser yang tidak terprovokasi ditempat lain dengan tidak melakukan hal yang sama seperti di Garut ataupun melakukan tindakan kekerasan terhadap pengibar bendera HTI, baik secara verbal maupun fisik.

    PBNU juga menyayangkan keamanan yang kecolongan dengan tidak melakukan tindakan terhadap pengibaran bendara organisasi terlarang (HTI) di arena peringatan Hari Santri

    Karena itu, PBNU meminta kepada semua pihak, utamanya warga Nahdliyin untuk menjaga ketenangan dan tidak terprovokasi oleh pengibaran-pengibaran Bendera HTI di tempat lain.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here