PSIK Dan FES Gandeng LTN NU LOBAR-LOTENG Gagas Sekolah Harmoni Indonesia

0
62

Praya, pwnuntb.or.id | Pusat Studi Kajian Islam (PSIK) Indonesia dan Kenegaraan serta Friedrich Ebert Stiftung (FES) menyelenggarakan Training of Trainer Sekolah Harmoni Indonesia di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Pada penyelenggaraan ini, PSIK dan FES menggandeng LTNU Lombok Barat dan LTN NU Lombok tengah sebagai local partner. Kegiatan ini dilaksanakan tanggal 2-4 Agustus di Grand Royal Hotel, Lombok Tengah.

Peserta pada kegiatan ini berasal dari beragam kelompok, komunitas, dan keyakinan yang ada di Nusa Tenggara Barat. LTN NU Lobar-Loteng dipercayakan melakukan recruitment dan menyeleksi siapa saja perwakilan dari penggiat keberagaman yang akan dilibatkan untuk dijadikan penggerak.

Kegiatan ini bertujuan mempertemukan penggiat keberagaman di Nusa Tenggara Barat, sebagai titik temu dari berbagai pengalaman dan pertemuan menyikapi keberagaman. Pengalaman ini yang akan dibagi antar sesama penggiat sebagai inside baru merayakan perbedaan dengan riang gembira.

Tidak hanya itu, para peserta juga dibekali dengan memaksimalkan teknologi dan dunia maya sebagai media menebarkan virus harmoni berupa video,infografis, serta tulisan. Sebagai ruang mengkampanyekan nilai-nilai harmoni, toleransi dan penghargaan terhadap perbedaan di NTB.

Bagi ketua LTN-NU Lombok Barat Rohani Inta Dewi, ini momentum penting membangun harmoni merayakan perbedaan. Begitupun menurut Ketua LTN NU Lombok tengah Jumaili, dengan adanya Sekolah Harmoni Indonesia para penggiat yang terpilih bisa meretas perbedaan menuai rahmat kebangsaan.

Mendorong antar sesama penggiat untuk terus mengolah kekayaan pengalaman dan pertemuan menjadi perayaan kehidupan, hal ini tidak hanya penting untuk NTB, tapi juga indonesia secara umum, dan dunia. Menurut FES dunia membutuhkan pengalaman Indonesia mengelola keberagaman.  

Bagi PSIK-Indonesia, membangun ruang-ruang perjumpan antar kelompok sekaligus membekali mereka pemahaman mengenai fakta kebhinekaan negara kita, nilai-nilai penghargaan terhadap perbedaan, serta keterampilan dalam mengelola perbedaan penting dilakukan untuk mewujdukan Indonesia yang harmoni.

Tinggalkan Balasan