Rais Aam PBNU: Grand NU Untuk Agama dan Bangsa

0
38
Rais Aam PBNU KH. Miftahul Ahyar

MATARAM, PWNUNTB.OR.ID | Aam PBNU KH. Miftachul Akhyar, menyampaikan pengajian Akbar, sebagai rangkaian acara pelantikan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama NTB di Asrama Haji NTB. (Sabtu/30/03/2019)

Dalam pengajian tersebut Kiyai Miftachul Akhyar, menjelaskan bahwa NU merupakan sosok organisasi yang memiliki junjungan toleransi yang tinggi. Ia menjelaskan bahwa NU adalah organisasi yang mengajak bukan mengejek, ramah bukan marah-marah, dan menegaskan juga NU sebagi organisasi yang siap sebagai mediator persoalan bangsa dan agama.

“NU adalah organisasi yang besar di dunia. Karena sikap ajakannya yang ramah bukan suka marah-marah, mengajak bukan ngekek. Nyata bahwa NU dapat diterima di semua Negara di dunia.!” Imbuhnya.

Lebih lanjut ia banyak sekali menjelaskan tentang NU yang dihujani fitnah dengan isu hoax. Namun KH. Miftahul Ahyar, menerangkan bahwa NU siaga dengan kondisi bangsa yang carut marut. Untuk itu ia memberikan gagasan sesuai dengan hasil Musyawarah Nasional NU di Banjar Jawa Barat, yakni:
“Tidak ada makna besarnya kebenaran, jika tidak tidak ada yang menjaganya. Menjelang 1 abad NU, akan melahirkan mujadid pada awal satu abadnya, dengan gagasan 4 Grand NU:
1. Grand ideal, dengan menyatukan ulama yang dari pesantren dan non pesantren.
2. Grand design, memperbaharui design generasi muda dengan situasi dan kondisi zaman.
3. Grand strategi, NU membutuhkan strategi dengan menjaga anggota kader dan meningkatkan kualitas dengan membuat MKNU, PKPNU dan lainnya.
4. Grand control.

Hal demikian merupakan gagasan NU menuju prospek yang lebih berkemajuan.

Tinggalkan Balasan