Warga Kekait Butuh Bantuan Atasi Puing Reruntuhan

0
187

PWNUNTB.OR.ID | LOBAR – Puing-puing reruntuhan bangunan akibat Gempa Lombok pada 9 Agustus lalu membuat beban masyarakat korban gempa di Dusun Kekait, Gunung Sari Lombok Barat bertambah.

Minimnya tenaga dan alat untuk membersihkan puing-puing tersebut membuat para korban gempa tak kuasa membersihkannya sendiri.

Penelusuran Infokom NU Peduli di sekitar lokasi, hampir 95% bangunan di Desa Kekait ini hancur. Puing-puing bangunan berupa batu bata, besi, kayu seng dan perabotan rumah tangga masih berserakan dimana-mana.

Salah seorang guru yang juga korban gempa Husnul Faidzin menjelaskan, sebenarnya masyarakat cukup kuat dan ingin segera bangkit dari keterpurukan akibat gempa, namun kondisi reruntuhan yang belum bisa dibersihkan membuat fikiran tambah susah.

“Kami bingung, bagaimana membersihkannya, sementara peralatan tidak ada, tenaga masyarakat juga sudah terkuras habis” Ungkapnya.

Dijelaskan Faidzin, beberapa waktu lalu memang ada bantuan dari pemerintah dengan mendatangkan eskavator, tetapi petugasnya hanya membersihkan jalur evakuasi dan merobohkan bangunan yang retak-retak, setelah itu reruntuhan dibiarkan begitu saja.

Ia menambahkan, masyarakat desa Kekait dibantu Banser NU sejak tiga minggu lalu sudah mencoba membersihkan puing-puing reruntuhan rumahnya tersebut, namun disamping karena kurangnya alat, juga warga kualahan kemana akan membuang reruntuhan bangunan.

“Kami tak mampu membayar truk untuk membawa puing-puing ini ke luar Desa, ongkosnya dua ratus sampai 300 ribu, kami tak punya uang” ungkapnya.

Karena itu, Faidzin dan semua warga kekait memohon kepada pemerintah, baik pemerintah kabupaten Lombok Barat maupun pemerintah propinsi untuk segera mencarikan solusi.

“Terus terang, kami sudah lelah di pengungsian dan kami ingin kembali ke rumah. Kami ingin membangun tenda di atas bekas rumah kami, tapi reruntuhan ini tak mampu kami bersihkan sendiri, mohon dikasi tau ke pak Gubernur” Keluh Faidzin sambil menitikkan air mata. [Infokom NU Peduli]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here