PBNU Ajak Semua Elemen Bangsa, Bahu Membahu Membantu Lombok

0
55

PWNUNTB.OR.ID | KLU – Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU ), Helmy Faishal Zaini mengajak masyarakat atau seluruh umat beragama di Indonesia untuk terus bahu membantu dalam membantu masyarakat Lombok yang terdampak bencana gempa. Helmy pun berterimakasih kepada para donatur yang telah menyalurkan bantuannya melalui Lembaga Amil Zakat Infaq Sedekah NU (LazisNU).

“Terima kasih kepada para donatur tentunya. Doa kami mudah-mudahan semoga menjadi amal shaleh, dan mari terus kita bahu-membahu membantu agar Lombok ini bisa bangkit kembali,” ujar Helmy, Rabu (5/9).

Pada akhir Agustus, PBNU mengungkapkan telah menyalurkan dana sebanyak Rp 6.697.541.491 untuk penanganan gempa di Lombok. Dana tersebut disalurkan dalam bentuk program dan bantuan logistik.

Guna memastikan bantuan dari program NU Peduli Lombok tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran, Helmy pun telah mengunjungi dan menyapa langsung warga terdampak bencana gempa bumi Lombok. Tepatnya di Pesantren Bayyinul Ulum, di Dusun Subak Sepuluh, Desa Santong, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara, Selasa (4/09)

“Dalam rangka tentunya melihat keadaan di Lombok, dan memastikan bahwa bantuan-bantuan yang telah dihimpun melalui gerakan NU Peduli Lombok tersalurkan dengan baik,” ucap Helmy.

Sekjen PBNU juga sempat menyapa warga Lombok di tenda pengungsian. Menurut Helmy, bantuan yang disalurkan PBNU difokuskan pada bidang pendidikan, kesehatan, hunian sementara, sekolah-sekolah darurat, trauma healing, dan psikososial bagi masyarakat yang trauma akibat gempa. “Dan saya melihat, mengecek langsung, alhamdulillah semuanya berjalan dengan baik,” katanya.

Dalam kesempatan itu, berbarengan juga dengan kegiatan Bershalawat bersama Haddad Alwi yang digagas oleh LP Ma’arif NU. Helmy juga menyerahkan sejumlah tas kepada para santri Ponpes Bayyinul Ulum yang diasuh oleh Tuan Guru Haji Sukarman.

Selanjutnya, bersama Tim NU Peduli dan Tuan Guru Haji Sukarman, Helmy menyusuri beberapa lokasi yang menjadi titik program NU Peduli Lombok. Anggota Tim NU Peduli Lombok, Anik Rifqoh menjelaskan bahwa program untuk tanggap darurat sudah selesai. Bantuan logistik pun sudah berjalan di enam Posko NU Peduli.

“Alhamdulliah, pelan-pelan kita ke masuk ke masa transisi. Saat ini, kami sedang membangun MCK darurat di beberapa titik pengungisan. Juga hunian sementara (Huntara) ukuran 3 x 6 meter,” jelas Anik, yang juga manajer program NU Care-LazisNU.

Tinggalkan Balasan