Satu Forum Menteri Ketenagakerjaan RI dan Sekjen PBNU Silaturahim Terbatas Bersama PWNU dan PCNU se-NTB! Silaturahim Tidak Boleh Mati!

0
29

MATARAM: Situasi pandemi Covid-19 bukan menjadi alasan untuk masyarakat memutuskan tali silaturahimnya. Dari sekian banyak cara yang dilakukan oleh masyarakat untuk menyambung silaturahimnya adalah dengan memanfaatkan media sosial smartphone, hingga dengan pertemuan secara langsung bersifat terbatas, namun dengan menerapkan standar protokol Covid-19, yakni massa dibatasi hanya 50 orang, menjaga jarak 1,5 meter, menggunakan masker, dan mencuci tangan menggunakan sabun antiseptik.

Begitupun acara yang dilakukan oleh PWNU NTB, ketika melaksanakan acara silaturahim dan sarasehan terbatas dengan Menteri Ketenagakerjaan RI Ibu Dr. Hj. Ida Fauziyah, M.Si. dan Sekretaris Jenderal PBNU Dr. Ir. H. A. Helmy Faishal Zaini, di Bangunan Gedung PWNU NTB Jalan Pendidikan no. 6 Mataram. 20/2/2021
Turut hadir Menteri Ketenagakerjaan RI Ibu Dr. Hj. Ida Fauziyah, M.Si., Sekretaris Jenderal PBNU Dr. Ir. H. A. Helmy Faishal Zaini, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc., Rais Syuriyah PWNU NTB TGH. L. M. Turmudzi Badaruddin, jajaran PWNU NTB, dan Ketua PCNU se-NTB.

Ketua PWNU NTB menjelaskan dalam sambutannya bahwa, agenda yang dilakukan olehnya pada hari ini sudah menggunakan standar protokol Covid-19, serta membatasi jamaah yang hadir. Dimana yang hadir adalah perwakilan dari PCNU, Banom NU, dan Lembaga PWNU.

“Acara kita ini sudah mematuhi protokol Covid-19 sesuai arahan pemerintah. Kita batasi semua, baik jumlah massanya. Ini yang hadir perwakilan PCNU, Banom, dan Lembaga.” Terangnya.

Ia juga menambahkan, bahwa pandemi ini bukan menjadi alasan untuk tidak mau lagi saling tegur sapa antara satu sama lain. dan pembatasan itu pada soal ikhtiar lahiriyah menjaga kesehatan bersama dari penularan virus covid-19 ini. Silaturahim harus tetap jalan, serta men-support program pemerintah seperti program-program Kementerian Ketenagakerjaan RI.

“Pandemi tidak boleh menjadi halangan untuk memutus silaturahim. Kita support semua program pemerintah, lebih-lebih program Kemenaker RI. Kita siap bersinergi untuk membangun bangsa ini!” kata Guru Besar UIN Mataram itu.

Semua program-program PBNU juga harus kita support ekstra maksimal, yakni program Kartu Tanda NU (KARTANU). Ini sebagai bagian dari memajukan organisasi yang sudah siap bertransformasi menuju digitalisasi, dan yang lebih modern.

Tinggalkan Balasan